Perbedaan Dai dan Nillion: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp614,14 (kapitalisasi pasar Rp284,98M, volume 24 jam Rp275,34M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 324,3× kapitalisasi pasar Nillion, dan suplai beredar Dai 5,4B DAI dibanding 465,2M NIL milik Nillion. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Nillion selama 9 Hari.
| DAI | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp284,98M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp275,34M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 465,2M NIL |
Typical Hold Time | 29 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →