Perbedaan Dai dan Neo: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp34.806 (kapitalisasi pasar Rp2,45T, volume 24 jam Rp76,11M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 37,7× kapitalisasi pasar Neo, dan suplai beredar Dai 5,4B DAI dibanding 70,5M NEO milik Neo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Neo selama 93 Hari.
| DAI | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp2,45T |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp76,11M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 29 Hari | 93 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →