Perbedaan Dai dan Merlin Chain: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp310,52 (kapitalisasi pasar Rp406,89M, volume 24 jam Rp47,96M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 227,1× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,3B / 2,1B MERL (63%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| DAI | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp406,89M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp47,96M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →