Perbedaan Dai dan Gram: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.950 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp657,54M). Perbedaan utamanya: Dai lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Dai 5,4B DAI dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 31 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| DAI | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp65,84T |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp657,54M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 31 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DAI menunjukkan stabilitas sebagai stablecoin dengan market cap Rp92,41T dan waktu hold rata-rata 31 hari yang mencerminkan kepercayaan investor. Supply yang beredar 5,4M DAI menunjukkan utilitas yang konsisten dalam ekosistem DeFi. Tren jangka pendek stabil dengan volatilitas rendah khas stablecoin, sementara jangka panjang bergantung pada adopsi ekosistem Ethereum dan DeFi.
Outlook stabil dengan risiko rendah volatilitas namun terpapar risiko regulasi stablecoin dan ketergantungan pada Ethereum. Peluang utama terletak pada pertumbuhan ekosistem DeFi dan penggunaan sebagai alat hedging. Investor perlu waspada terhadap tekanan regulasi dan kesehatan cadangan collateral.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →