Perbedaan Dai dan Gnosis: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Gnosis diperdagangkan di Rp1.863.489 (kapitalisasi pasar Rp4,92T, volume 24 jam Rp13,39M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 18,8× kapitalisasi pasar Gnosis, dan suplai beredar Dai 5,4B DAI dibanding 2,6M GNO milik Gnosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 31 Hari dan Gnosis selama 23 Hari.
| DAI | GNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp4,92T |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp13,39M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 2,6M GNO |
Typical Hold Time | 31 Hari | 23 Hari |
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →