Perbedaan Dai dan Frax: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Frax diperdagangkan di Rp4.563 (kapitalisasi pasar Rp426,2M, volume 24 jam Rp7,86M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 216,8× kapitalisasi pasar Frax, dan suplai Frax dibatasi (93,6M / 99,7M FRAX (94%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Frax selama 8 Hari.
| DAI | FRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp426,2M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp7,86M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →