Perbedaan Dai dan Forta: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Forta diperdagangkan di Rp215,99 (kapitalisasi pasar Rp137,15M, volume 24 jam Rp4,16M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 673,8× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai Forta dibatasi (635,6M / 1B FORT (64%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Forta selama 17 Hari.
| DAI | FORT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp137,15M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp4,16M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 635,6M / 1B FORT (64%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →