Perbedaan Dai dan Dego Finance: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 2885,1× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai Dego Finance dibatasi (21M / 21M DEGO (100%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 31 Hari dan Dego Finance selama 13 Hari.
| DAI | DEGO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp32,03M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp99,08M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 21M / 21M DEGO (100%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 13 Hari |
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →