Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DAR Open Network dan Phoenix: DAR Open Network diperdagangkan di Rp82,16 (kapitalisasi pasar Rp68,87M, volume 24 jam Rp65,81M), sedangkan Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M). Perbedaan utamanya: Phoenix lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DAR Open Network 743,5M / 800M D (93%) dibanding 69,3M / 76M PHB (92%) milik Phoenix. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DAR Open Network selama 24 Hari dan Phoenix selama 29 Hari.
| D | PHB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp68,87M | Rp83,04M |
Volume (24h) | Rp65,81M | Rp232,44M |
Suplai yang Beredar | 743,5M / 800M D (93%) | 69,3M / 76M PHB (92%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 29 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DAR Open Network (D) memiliki kapitalisasi pasar Rp68,87 juta dengan supply beredar 743,5 juta dari total 800 juta token (93%). Hold time rata-rata 24 hari menunjukkan aktivitas perdagangan aktif. Token ini berada di zona kritis dengan volatilitas tinggi mengingat kapitalisasi pasar yang relatif kecil. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas karena kurangnya perkembangan fundamental dan likuiditas rendah. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem, likuiditas terbatas, dan ketergantungan pada sentimen pasar crypto secara keseluruhan. Investor perlu waspada terhadap fluktuasi harga yang tajam.
Token PHB (Phoenix) saat ini memiliki market cap Rp83,04M dengan circulating supply mencapai 69,3 juta dari total 76 juta token (92% sirkulasi). Hold time rata-rata 29 hari menunjukkan aktivitas trading yang moderat. Data teknis menunjukkan volatilitas khas aset kripto dengan volume trading yang perlu dipantau lebih lanjut untuk menentukan momentum saat ini.
Outlook PHB menunjukkan potensi pertumbuhan namun dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang lebih luas, sementara risiko mencakup likuiditas terbatas dan tekanan regulasi sektor kripto. Investor perlu mempertimbangkan exposure yang sesuai dengan profil risiko mereka.
DAR Open Network dirancang sebagai framework terbuka untuk mendukung perkembangan aplikasi Web3 dengan teknologi canggih. Berperan sebagai lapisan dasar dalam blockchain, jaringan ini bertujuan untuk mendukung ekosistem yang dipimpin komunitas di mana aplikasi dapat berkembang dengan infrastruktur, sumber daya, dan pengalaman pengguna (user experience) yang saling terhubung.
Selengkapnya di halaman D →Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →