Perbedaan CyberConnect dan JOE: CyberConnect diperdagangkan di Rp6.240 (kapitalisasi pasar Rp442,13M, volume 24 jam Rp174,43M), sedangkan JOE diperdagangkan di Rp493,81 (kapitalisasi pasar Rp224,28M, volume 24 jam Rp81,32M). Perbedaan utamanya: CyberConnect lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar CyberConnect 71,1M / 100M CYBER (72%) dibanding 457,2M / 500M JOE (92%) milik JOE. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CyberConnect selama 30 Hari dan JOE selama 31 Hari.
| CYBER | JOE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp442,13M | Rp224,28M |
Volume (24h) | Rp174,43M | Rp81,32M |
Suplai yang Beredar | 71,1M / 100M CYBER (72%) | 457,2M / 500M JOE (92%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CyberConnect merupakan jejaring sosial pertama dan terbesar dalam Web3 yang memberikan kesempatan bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi sosial menggunakan ERC-4337/Account Abstraction yang dapat memberdayakan pengguna agar memiliki identitas digital, konten, koneksi, dan interaksi mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman CYBER →JOE adalah token native dari Trader Joe, sebuah bursa terdesentralisasi di blockchain Avalanche (AVAX). Trader Joe menawarkan berbagai layanan DeFi, termasuk pertukaran, staking, dan yield farming. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, bursa ini telah mengalami pertumbuhan pesat, menarik lebih dari $4 miliar dalam total nilai terkunci. Trader Joe mengutamakan pendekatan berbasis komunitas dan menekankan inovasi, kecepatan, dan keamanan. Platform ini bertujuan untuk memberikan pengalaman DeFi yang komprehensif dan mengintegrasikan produk baru tanpa mengorbankan keamanan. Trader Joe memiliki peta jalan ambisius yang fokus pada pertumbuhan pemegang token, dengan rencana untuk peningkatan staking, daftar bursa NFT, kolateralizasi token JOE, dan perdagangan dengan leverage pada tahun 2021.
Selengkapnya di halaman JOE →