Perbedaan CyberConnect dan Gitcoin: CyberConnect diperdagangkan di Rp5.339 (kapitalisasi pasar Rp382,86M, volume 24 jam Rp95,55M), sedangkan Gitcoin diperdagangkan di Rp1.464 (kapitalisasi pasar Rp126,84M, volume 24 jam Rp43,31M). Perbedaan utamanya: CyberConnect jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai CyberConnect dibatasi (72M / 100M CYBER (72%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CyberConnect selama 31 Hari dan Gitcoin selama 24 Hari.
| CYBER | GTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp382,86M | Rp126,84M |
Volume (24h) | Rp95,55M | Rp43,31M |
Suplai yang Beredar | 72M / 100M CYBER (72%) | 87,5M GTC |
Typical Hold Time | 31 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CyberConnect merupakan jejaring sosial pertama dan terbesar dalam Web3 yang memberikan kesempatan bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi sosial menggunakan ERC-4337/Account Abstraction yang dapat memberdayakan pengguna agar memiliki identitas digital, konten, koneksi, dan interaksi mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman CYBER →Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →