Perbedaan Covalent X Token dan Yield Basis: Covalent X Token diperdagangkan di Rp67,82 (kapitalisasi pasar Rp65,46M, volume 24 jam Rp3,64M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.324 (kapitalisasi pasar Rp174,73M, volume 24 jam Rp75,31M). Perbedaan utamanya: Yield Basis jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Covalent X Token, dan suplai beredar Covalent X Token 967,1M / 1B CXT (97%) dibanding 132,3M / 1B YB (14%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Covalent X Token selama 10 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| CXT | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,46M | Rp174,73M |
Volume (24h) | Rp3,64M | Rp75,31M |
Suplai yang Beredar | 967,1M / 1B CXT (97%) | 132,3M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 5 Hari |
CXT adalah token utilitas dan tata kelola Jaringan Covalent yang menjaga ketersediaan data historis Ethereum. Token ini digunakan untuk staking dan memungkinkan pemegang berpartisipasi dalam tata kelola terdesentralisasi. Jaringan ini mempermudah pengembang dalam mengakses data ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman CXT →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →