Perbedaan Covalent X Token dan WAX: Covalent X Token diperdagangkan di Rp67,64 (kapitalisasi pasar Rp65,46M, volume 24 jam Rp3,64M), sedangkan WAX diperdagangkan di Rp70,91 (kapitalisasi pasar Rp325,37M, volume 24 jam Rp19,84M). Perbedaan utamanya: WAX jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Covalent X Token, dan suplai Covalent X Token dibatasi (967,1M / 1B CXT (97%)), sedangkan WAX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Covalent X Token selama 10 Hari dan WAX selama 56 Hari.
| CXT | WAXP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,46M | Rp325,37M |
Volume (24h) | Rp3,64M | Rp19,84M |
Suplai yang Beredar | 967,1M / 1B CXT (97%) | 4,6B WAXP |
Typical Hold Time | 10 Hari | 56 Hari |
CXT adalah token utilitas dan tata kelola Jaringan Covalent yang menjaga ketersediaan data historis Ethereum. Token ini digunakan untuk staking dan memungkinkan pemegang berpartisipasi dalam tata kelola terdesentralisasi. Jaringan ini mempermudah pengembang dalam mengakses data ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman CXT →WAX (WAXP) adalah blockchain yang dibuat khusus, dirilis pada tahun 2017 dan dirancang untuk membuat transaksi e-commerce lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih aman bagi setiap pihak yang terlibat. Blockchain WAX menggunakan bukti kepemilikan yang didelegasikan atau delegated proof-of-stake (DPoS) sebagai mekanisme konsensusnya.
Selengkapnya di halaman WAXP →