Perbedaan Cudis dan Hemi: Cudis diperdagangkan di Rp19,36 (kapitalisasi pasar Rp4,79M, volume 24 jam Rp13,04M), sedangkan Hemi diperdagangkan di Rp85 (kapitalisasi pasar Rp83,25M, volume 24 jam Rp57,96M). Perbedaan utamanya: Hemi jauh lebih besar — sekitar 17,4× kapitalisasi pasar Cudis, dan suplai Cudis dibatasi (247,5M / 1B CUDIS (25%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cudis selama 11 Hari dan Hemi selama 28 Hari.
| CUDIS | HEMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,79M | Rp83,25M |
Volume (24h) | Rp13,04M | Rp57,96M |
Suplai yang Beredar | 247,5M / 1B CUDIS (25%) | 977,5M HEMI |
Typical Hold Time | 11 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CUDIS sedang membangun Longevity Protocol pertama di dunia yang dirancang untuk membuat longevity dapat dilacak, dipersonalisasi, dan memberikan imbalan. Dengan mengintegrasikan CUDIS Ring, Longevity Hub berbasis AI, dan Super App berbasis blockchain, pengguna memiliki kepemilikan penuh atas data kesehatan mereka, mendapatkan wawasan real-time tentang longevity, serta memperoleh insentif ekonomi untuk mengoptimalkan kesehatan biologis. CUDIS menghadirkan ekosistem baru untuk longevity yang mencakup produk, program, dan layanan nyata serta efektif, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CUDIS →Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →