Perbedaan Cudis dan Haedal Protocol: Cudis diperdagangkan di Rp86,58 (kapitalisasi pasar Rp21,36M, volume 24 jam Rp77,87M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp288,7 (kapitalisasi pasar Rp131,12M, volume 24 jam Rp28,74M). Perbedaan utamanya: Haedal Protocol jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Cudis, dan suplai beredar Cudis 247,5M / 1B CUDIS (25%) dibanding 454,2M / 1B HAEDAL (46%) milik Haedal Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cudis selama 11 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| CUDIS | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp21,36M | Rp131,12M |
Volume (24h) | Rp77,87M | Rp28,74M |
Suplai yang Beredar | 247,5M / 1B CUDIS (25%) | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CUDIS sedang membangun Longevity Protocol pertama di dunia yang dirancang untuk membuat longevity dapat dilacak, dipersonalisasi, dan memberikan imbalan. Dengan mengintegrasikan CUDIS Ring, Longevity Hub berbasis AI, dan Super App berbasis blockchain, pengguna memiliki kepemilikan penuh atas data kesehatan mereka, mendapatkan wawasan real-time tentang longevity, serta memperoleh insentif ekonomi untuk mengoptimalkan kesehatan biologis. CUDIS menghadirkan ekosistem baru untuk longevity yang mencakup produk, program, dan layanan nyata serta efektif, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CUDIS →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →