Perbedaan Cudis dan GT Protocol: Cudis diperdagangkan di Rp87,15 (kapitalisasi pasar Rp21,36M, volume 24 jam Rp77,87M), sedangkan GT Protocol diperdagangkan di Rp143,42 (kapitalisasi pasar Rp9,97M, volume 24 jam Rp3,76M). Perbedaan utamanya: Cudis jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar GT Protocol, dan suplai beredar Cudis 247,5M / 1B CUDIS (25%) dibanding 68,8M / 75M GTAI (92%) milik GT Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cudis selama 11 Hari dan GT Protocol selama 16 Hari.
| CUDIS | GTAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp21,36M | Rp9,97M |
Volume (24h) | Rp77,87M | Rp3,76M |
Suplai yang Beredar | 247,5M / 1B CUDIS (25%) | 68,8M / 75M GTAI (92%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CUDIS sedang membangun Longevity Protocol pertama di dunia yang dirancang untuk membuat longevity dapat dilacak, dipersonalisasi, dan memberikan imbalan. Dengan mengintegrasikan CUDIS Ring, Longevity Hub berbasis AI, dan Super App berbasis blockchain, pengguna memiliki kepemilikan penuh atas data kesehatan mereka, mendapatkan wawasan real-time tentang longevity, serta memperoleh insentif ekonomi untuk mengoptimalkan kesehatan biologis. CUDIS menghadirkan ekosistem baru untuk longevity yang mencakup produk, program, dan layanan nyata serta efektif, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CUDIS →Protokol GT menghadirkan ekosistem kuat yang menggabungkan protokol investasi untuk manajemen dana Web3 terdesentralisasi dengan Teknologi Eksekusi AI Blockchain, semuanya dapat diakses melalui GT API SDK. Ekosistem ini mencakup GT APP, platform investasi Web3 yang telah menarik pengguna terdaftar. GT Protocol juga telah mencapai tonggak penting, seperti menjadi broker resmi untuk Binance dan menjalin kemitraan dengan blockchain TRON.
Selengkapnya di halaman GTAI →