Perbedaan Cudis dan Gram: Cudis diperdagangkan di Rp19,59 (kapitalisasi pasar Rp4,86M, volume 24 jam Rp12,57M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.641 (kapitalisasi pasar Rp65,4T, volume 24 jam Rp677,71M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 13456,8× kapitalisasi pasar Cudis, dan suplai Cudis dibatasi (247,5M / 1B CUDIS (25%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cudis selama 11 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| CUDIS | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,86M | Rp65,4T |
Volume (24h) | Rp12,57M | Rp677,71M |
Suplai yang Beredar | 247,5M / 1B CUDIS (25%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 11 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Cudis saat ini diperdagangkan pada Rp19.735 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari rata-rata bergerak dan osilator. Market cap sebesar Rp4,88 juta menunjukkan token ini masih dalam kategori aset kripto berkapitalisasi kecil. Tingkat sirkulasi token hanya 25% dengan rata-rata waktu tahan 11 hari, mengindikasikan distribusi token yang terbatas. Tidak ada perkembangan protokol atau ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi karena likuiditas rendah. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap risiko likuiditas dan tekanan jual yang berkelanjutan. Analisis teknis menunjukkan dominasi sinyal jual yang kuat di pasar.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CUDIS sedang membangun Longevity Protocol pertama di dunia yang dirancang untuk membuat longevity dapat dilacak, dipersonalisasi, dan memberikan imbalan. Dengan mengintegrasikan CUDIS Ring, Longevity Hub berbasis AI, dan Super App berbasis blockchain, pengguna memiliki kepemilikan penuh atas data kesehatan mereka, mendapatkan wawasan real-time tentang longevity, serta memperoleh insentif ekonomi untuk mengoptimalkan kesehatan biologis. CUDIS menghadirkan ekosistem baru untuk longevity yang mencakup produk, program, dan layanan nyata serta efektif, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CUDIS →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →