Perbedaan Cartesi dan Zora: Cartesi diperdagangkan di Rp413,16 (kapitalisasi pasar Rp383,16M, volume 24 jam Rp14,73M), sedangkan Zora diperdagangkan di Rp122,17 (kapitalisasi pasar Rp541,39M, volume 24 jam Rp200,25M). Perbedaan utamanya: Zora lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 4,5B / 10B ZORA (45%) milik Zora. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Zora selama 13 Hari.
| CTSI | ZORA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp383,16M | Rp541,39M |
Volume (24h) | Rp14,73M | Rp200,25M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 4,5B / 10B ZORA (45%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Zora adalah protokol media desentralisasi dan pasar NFT yang dibangun di atas Ethereum Layer 2 menggunakan OP Stack. Platform ini memungkinkan kreator untuk mencetak, menjual, dan menampilkan NFT secara langsung di blockchain, menawarkan platform terbuka dan transparan untuk konten digital. Zora bertujuan memberdayakan kreator dengan menyediakan alat untuk monetisasi dan keterlibatan komunitas, membuka era baru media on-chain.
Selengkapnya di halaman ZORA →