Perbedaan Cartesi dan Boundless: Cartesi diperdagangkan di Rp450,54 (kapitalisasi pasar Rp418,98M, volume 24 jam Rp52,56M), sedangkan Boundless diperdagangkan di Rp676 (kapitalisasi pasar Rp211,32M, volume 24 jam Rp65,45M). Perbedaan utamanya: Cartesi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cartesi dibatasi (932,9M / 1B CTSI (94%)), sedangkan Boundless terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Boundless selama 14 Hari.
| CTSI | ZKC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp418,98M | Rp211,32M |
Volume (24h) | Rp52,56M | Rp65,45M |
Suplai yang Beredar | 932,9M / 1B CTSI (94%) | 313,8M ZKC |
Typical Hold Time | 91 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Boundless adalah protokol universal yang dirancang untuk menghadirkan teknologi zero-knowledge (ZK) ke setiap blockchain. Protokol ini memungkinkan node prover independen untuk menghasilkan ZK proof bagi blockchain Layer 1, aplikasi, rollup, dan infrastruktur di berbagai jaringan. Dengan memindahkan komputasi ke jaringan Boundless dan melakukan verifikasi proof di on-chain, Boundless memberikan lapisan konsisten untuk skalabilitas dan interoperabilitas tanpa perlu mengubah jaringan yang sudah ada.
Selengkapnya di halaman ZKC →