Perbedaan Cartesi dan Zilliqa: Cartesi diperdagangkan di Rp412,57 (kapitalisasi pasar Rp383,16M, volume 24 jam Rp14,73M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp53,7 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp38,42M). Perbedaan utamanya: Zilliqa jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Zilliqa selama 128 Hari.
| CTSI | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp383,16M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp14,73M | Rp38,42M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 128 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →