Perbedaan Cartesi dan Zcash: Cartesi diperdagangkan di Rp413,89 (kapitalisasi pasar Rp385,21M, volume 24 jam Rp15,09M), sedangkan Zcash diperdagangkan di Rp9.260.694 (kapitalisasi pasar Rp7,04T, volume 24 jam Rp787,62M). Perbedaan utamanya: Zcash jauh lebih besar — sekitar 18,3× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 16,3M / 21M ZEC (78%) milik Zcash. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Zcash selama 104 Hari.
| CTSI | ZEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp385,21M | Rp7,04T |
Volume (24h) | Rp15,09M | Rp787,62M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 16,3M / 21M ZEC (78%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 104 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →ZEC adalah cryptocurrency terdesentralisasi yang berfokus pada privasi dan anonimitas. Zcash menggunakan teknologi zero-knowledge proof zk-SNARK yang memungkinkan node di jaringan untuk memverifikasi transaksi tanpa mengungkapkan informasi sensitif apa pun tentang transaksi tersebut.
Selengkapnya di halaman ZEC →