Perbedaan Cartesi dan Wormhole: Cartesi diperdagangkan di Rp410,97 (kapitalisasi pasar Rp381,59M, volume 24 jam Rp15,57M), sedangkan Wormhole diperdagangkan di Rp172,75 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp1,61T). Perbedaan utamanya: Wormhole jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 6,2B / 10B W (62%) milik Wormhole. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Wormhole selama 53 Hari.
| CTSI | W | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp381,59M | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp15,57M | Rp1,61T |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 6,2B / 10B W (62%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Wormhole adalah platform interoperabilitas terkemuka yang memungkinkan aplikasi multichain dan bridge skala besar. Wormhole memberikan akses kepada developer untuk likuiditas dan pengguna di lebih dari 30 jaringan blockchain terkemuka, memungkinkan use case yang meliputi DeFi, NFT, tata kelola, dan masih banyak lagi.
Selengkapnya di halaman W →