Perbedaan Cartesi dan Terra USD: Cartesi diperdagangkan di Rp411,46 (kapitalisasi pasar Rp383,16M, volume 24 jam Rp14,73M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp98,59 (kapitalisasi pasar Rp547,68M, volume 24 jam Rp15,06M). Perbedaan utamanya: Terra USD lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| CTSI | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp383,16M | Rp547,68M |
Volume (24h) | Rp14,73M | Rp15,06M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →