Perbedaan Cartesi dan Tensor: Cartesi diperdagangkan di Rp411,72 (kapitalisasi pasar Rp383,16M, volume 24 jam Rp14,73M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp562,48 (kapitalisasi pasar Rp272,04M, volume 24 jam Rp187,6M). Perbedaan utamanya: Cartesi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cartesi dibatasi (929,5M / 1B CTSI (93%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Tensor selama 34 Hari.
| CTSI | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp383,16M | Rp272,04M |
Volume (24h) | Rp14,73M | Rp187,6M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 487,8M TNSR |
Typical Hold Time | 91 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →