Perbedaan Cartesi dan Theta Network: Cartesi diperdagangkan di Rp410,91 (kapitalisasi pasar Rp381,59M, volume 24 jam Rp15,57M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.622 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp99,89M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| CTSI | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp381,59M | Rp2,6T |
Volume (24h) | Rp15,57M | Rp99,89M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →