Perbedaan Cartesi dan Threshold: Cartesi diperdagangkan di Rp410,97 (kapitalisasi pasar Rp381,59M, volume 24 jam Rp15,57M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp87,17 (kapitalisasi pasar Rp975,39M, volume 24 jam Rp1,24T). Perbedaan utamanya: Threshold jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 11,2B / 11,2B T (100%) milik Threshold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Threshold selama 23 Hari.
| CTSI | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp381,59M | Rp975,39M |
Volume (24h) | Rp15,57M | Rp1,24T |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →