Perbedaan Cartesi dan MyShell: Cartesi diperdagangkan di Rp448,44 (kapitalisasi pasar Rp413,17M, volume 24 jam Rp58,98M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp355,4 (kapitalisasi pasar Rp144,15M, volume 24 jam Rp79,99M). Perbedaan utamanya: Cartesi jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar Cartesi 932,7M / 1B CTSI (94%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| CTSI | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp413,17M | Rp144,15M |
Volume (24h) | Rp58,98M | Rp79,99M |
Suplai yang Beredar | 932,7M / 1B CTSI (94%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →