Perbedaan Cartesi dan Stader: Cartesi diperdagangkan di Rp413,89 (kapitalisasi pasar Rp383,16M, volume 24 jam Rp14,73M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp2.074 (kapitalisasi pasar Rp147,93M, volume 24 jam Rp14,25M). Perbedaan utamanya: Cartesi jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Stader selama 11 Hari.
| CTSI | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp383,16M | Rp147,93M |
Volume (24h) | Rp14,73M | Rp14,25M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →