Perbedaan Cartesi dan Pepe: Cartesi diperdagangkan di Rp413,5 (kapitalisasi pasar Rp385,21M, volume 24 jam Rp15,09M), sedangkan Pepe diperdagangkan di Rp0,0495 (kapitalisasi pasar Rp20,51T, volume 24 jam Rp2,61T). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 53,2× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 413,8T / 413,8T PEPE (100%) milik Pepe. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Pepe selama 52 Hari.
| CTSI | PEPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp385,21M | Rp20,51T |
Volume (24h) | Rp15,09M | Rp2,61T |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →