Perbedaan Cartesi dan Ordinals: Cartesi diperdagangkan di Rp450,9 (kapitalisasi pasar Rp418,98M, volume 24 jam Rp52,56M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.010 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp171,93M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai beredar Cartesi 932,9M / 1B CTSI (94%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| CTSI | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp418,98M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp52,56M | Rp171,93M |
Suplai yang Beredar | 932,9M / 1B CTSI (94%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →