Perbedaan Cartesi dan OG Fan Token: Cartesi diperdagangkan di Rp410,97 (kapitalisasi pasar Rp381,59M, volume 24 jam Rp15,57M), sedangkan OG Fan Token diperdagangkan di Rp47.283 (kapitalisasi pasar Rp224,14M, volume 24 jam Rp77,62M). Perbedaan utamanya: Cartesi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cartesi 929,5M / 1B CTSI (93%) dibanding 4,7M / 5M OG (95%) milik OG Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan OG Fan Token selama 23 Hari.
| CTSI | OG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp381,59M | Rp224,14M |
Volume (24h) | Rp15,57M | Rp77,62M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 4,7M / 5M OG (95%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →OG adalah fan token dari klub esport OG. Token ini memungkinkan penggemarnya untuk terlibat dalam kegiatan klub, termasuk voting untuk polling dalam aplikasi. Pemegang token akan mendapatkan reward, experience, dan konten eksklusif.
Selengkapnya di halaman OG →