Perbedaan Cartesi dan Merlin Chain: Cartesi diperdagangkan di Rp454,65 (kapitalisasi pasar Rp421,57M, volume 24 jam Rp51,02M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp320,24 (kapitalisasi pasar Rp434,32M, volume 24 jam Rp24,16M). Perbedaan utamanya: Cartesi dan Merlin Chain berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cartesi 932,9M / 1B CTSI (94%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| CTSI | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp421,57M | Rp434,32M |
Volume (24h) | Rp51,02M | Rp24,16M |
Suplai yang Beredar | 932,9M / 1B CTSI (94%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →