Perbedaan Cartesi dan Manta Network: Cartesi diperdagangkan di Rp451,69 (kapitalisasi pasar Rp421,46M, volume 24 jam Rp50,35M), sedangkan Manta Network diperdagangkan di Rp1.019 (kapitalisasi pasar Rp486,1M, volume 24 jam Rp35,73M). Perbedaan utamanya: Manta Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cartesi dibatasi (932,9M / 1B CTSI (94%)), sedangkan Manta Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Manta Network selama 120 Hari.
| CTSI | MANTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp421,46M | Rp486,1M |
Volume (24h) | Rp50,35M | Rp35,73M |
Suplai yang Beredar | 932,9M / 1B CTSI (94%) | 478,1M MANTA |
Typical Hold Time | 91 Hari | 120 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Manta Network adalah ekosistem modular untuk Web3 yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity di Manta, serta memanfaatkan technology stack untuk memberikan kecepatan transaksi lebih cepat daripada L1 dan biaya gas yang lebih rendah daripada L2. Produk utama mereka mencakup Manta Pacific, solusi L2 yang dapat diskalakan dengan biaya gas rendah, dan Universal Circuits, sebuah library agar developer bisa mengintegrasikan kontrak yang mendukung ZK. Manta Network juga menawarkan solusi compliance non-invasif dan bertujuan untuk membangun ekosistem dengan aplikasi yang beragam.
Selengkapnya di halaman MANTA →