Perbedaan Cartesi dan Liquity: Cartesi diperdagangkan di Rp451,76 (kapitalisasi pasar Rp421,57M, volume 24 jam Rp51,02M), sedangkan Liquity diperdagangkan di Rp3.482 (kapitalisasi pasar Rp336,07M, volume 24 jam Rp38,16M). Perbedaan utamanya: Cartesi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cartesi 932,9M / 1B CTSI (94%) dibanding 96,3M / 100M LQTY (97%) milik Liquity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Liquity selama 21 Hari.
| CTSI | LQTY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp421,57M | Rp336,07M |
Volume (24h) | Rp51,02M | Rp38,16M |
Suplai yang Beredar | 932,9M / 1B CTSI (94%) | 96,3M / 100M LQTY (97%) |
Typical Hold Time | 91 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →