Perbedaan Cartesi dan Lombard Staked BTC: Cartesi diperdagangkan di Rp410,63 (kapitalisasi pasar Rp381,59M, volume 24 jam Rp15,57M), sedangkan Lombard Staked BTC diperdagangkan di Rp1.130.199.468 (kapitalisasi pasar Rp13,39T, volume 24 jam Rp7,22M). Perbedaan utamanya: Lombard Staked BTC jauh lebih besar — sekitar 35,1× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai Cartesi dibatasi (929,5M / 1B CTSI (93%)), sedangkan Lombard Staked BTC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Lombard Staked BTC selama 9 Hari.
| CTSI | LBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp381,59M | Rp13,39T |
Volume (24h) | Rp15,57M | Rp7,22M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 11,8K LBTC |
Typical Hold Time | 91 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →LBTC adalah aset Bitcoin likuid dari Lombard yang menghubungkan Bitcoin dengan ekosistem DeFi. Didukung 1:1 oleh BTC, LBTC memungkinkan pemegangnya memperoleh yield dari staking Babylon sekaligus menggunakan Bitcoin untuk aktivitas DeFi seperti trading, lending, borrowing, dan yield farming melalui desain yang secara native bersifat lintas chain.
Selengkapnya di halaman LBTC →