Perbedaan Cartesi dan Holo: Cartesi diperdagangkan di Rp412,57 (kapitalisasi pasar Rp383,16M, volume 24 jam Rp14,73M), sedangkan Holo diperdagangkan di Rp6,48 (kapitalisasi pasar Rp1,14T, volume 24 jam Rp297,58M). Perbedaan utamanya: Holo jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai Cartesi dibatasi (929,5M / 1B CTSI (93%)), sedangkan Holo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Holo selama 159 Hari.
| CTSI | HOT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp383,16M | Rp1,14T |
Volume (24h) | Rp14,73M | Rp297,58M |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 176,4B HOT |
Typical Hold Time | 91 Hari | 159 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Holo adalah platform terdistribusi peer-to-peer untuk menampung aplikasi terdesentralisasi yang dibangun menggunakan Holochain, kerangka kerja untuk mengembangkan DApps yang tidak memerlukan penggunaan teknologi blockchain. Holo dirancang sebagai jembatan antara Holochain, yang mewakili dunia teknologi kripto, dan pengguna sehari-hari. Proyek ini menyoroti beberapa inovasi yang dikatakannya akan "memungkinkan perubahan besar dalam lanskap aplikasi dan mata uang kripto," termasuk kemampuan untuk meng-host aplikasi P2P di internet untuk pengguna mainstream.
Selengkapnya di halaman HOT →