Perbedaan Cartesi dan DeXe: Cartesi diperdagangkan di Rp411,82 (kapitalisasi pasar Rp381,59M, volume 24 jam Rp15,57M), sedangkan DeXe diperdagangkan di Rp783.554 (kapitalisasi pasar Rp65,75T, volume 24 jam Rp3,14T). Perbedaan utamanya: DeXe jauh lebih besar — sekitar 172,3× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai Cartesi dibatasi (929,5M / 1B CTSI (93%)), sedangkan DeXe terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan DeXe selama 11 Hari.
| CTSI | DEXE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp381,59M | Rp65,75T |
Volume (24h) | Rp15,57M | Rp3,14T |
Suplai yang Beredar | 929,5M / 1B CTSI (93%) | 83,7M DEXE |
Typical Hold Time | 91 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →Protokol DeXe adalah infrastruktur yang fleksibel dan berbasis prestasi untuk membuat dan mengelola DAO. Protokol ini memastikan insentif yang tepat dan partisipasi anggota yang aktif, membantu DAO tumbuh secara efisien dan berkelanjutan. Diatur oleh DeXe DAO, token tata kelolanya, $DEXE, memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan.
Selengkapnya di halaman DEXE →