Perbedaan Cartesi dan Dai: Cartesi diperdagangkan di Rp450,72 (kapitalisasi pasar Rp421,46M, volume 24 jam Rp50,35M), sedangkan Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 219,3× kapitalisasi pasar Cartesi, dan suplai Cartesi dibatasi (932,9M / 1B CTSI (94%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cartesi selama 91 Hari dan Dai selama 31 Hari.
| CTSI | DAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp421,46M | Rp92,41T |
Volume (24h) | Rp50,35M | Rp1,28T |
Suplai yang Beredar | 932,9M / 1B CTSI (94%) | 5,4B DAI |
Typical Hold Time | 91 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →