Perbedaan Shentu dan 0x Protocol: Shentu diperdagangkan di Rp1.855 (kapitalisasi pasar Rp303,03M, volume 24 jam Rp21,85M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.387 (kapitalisasi pasar Rp1,18T, volume 24 jam Rp67,27M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai 0x Protocol dibatasi (848,4M / 1B ZRX (85%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 44 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| CTK | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp303,03M | Rp1,18T |
Volume (24h) | Rp21,85M | Rp67,27M |
Suplai yang Beredar | 162,6M CTK | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 137 Hari |
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →