Perbedaan Shentu dan LayerZero: Shentu diperdagangkan di Rp1.859 (kapitalisasi pasar Rp303,03M, volume 24 jam Rp21,85M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.324 (kapitalisasi pasar Rp5,18T, volume 24 jam Rp311,06M). Perbedaan utamanya: LayerZero jauh lebih besar — sekitar 17,1× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai LayerZero dibatasi (364M / 1B ZRO (37%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 44 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| CTK | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp303,03M | Rp5,18T |
Volume (24h) | Rp21,85M | Rp311,06M |
Suplai yang Beredar | 162,6M CTK | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →