Perbedaan Shentu dan Codatta: Shentu diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp295,46M, volume 24 jam Rp12,55M), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp102,02 (kapitalisasi pasar Rp255,84M, volume 24 jam Rp59,72M). Perbedaan utamanya: Shentu lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Codatta dibatasi (2,5B / 10B XNY (25%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Codatta selama 3 Hari.
| CTK | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,46M | Rp255,84M |
Volume (24h) | Rp12,55M | Rp59,72M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →