Perbedaan Shentu dan Nano: Shentu diperdagangkan di Rp1.859 (kapitalisasi pasar Rp302,32M, volume 24 jam Rp21,81M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp6.643 (kapitalisasi pasar Rp898,46M, volume 24 jam Rp2,49M). Perbedaan utamanya: Nano jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai Nano dibatasi (133,2M / 133,2M XNO (100%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 44 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| CTK | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp302,32M | Rp898,46M |
Volume (24h) | Rp21,81M | Rp2,49M |
Suplai yang Beredar | 162,6M CTK | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →