Perbedaan Shentu dan Tellor: Shentu diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.151 (kapitalisasi pasar Rp755,65M, volume 24 jam Rp122,38M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| CTK | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp755,65M |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp122,38M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 43 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →