Perbedaan Shentu dan Theta Fuel: Shentu diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan Theta Fuel diperdagangkan di Rp139,28 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp28,69M). Perbedaan utamanya: Theta Fuel jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 7,4B TFUEL milik Theta Fuel. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Theta Fuel selama 46 Hari.
| CTK | TFUEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp1,03T |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp28,69M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 7,4B TFUEL |
Typical Hold Time | 43 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Theta Fuel (TFUEL) adalah salah satu dari dua token asli di blockchain Theta. TFUEL adalah token kedua di blockchain Theta yang berfungsi sebagai token utilitas dalam pengiriman video dan data terdesentralisasi, juga merupakan token gas. Ini digunakan untuk menggerakkan semua operasi di blockchain Theta, seperti pembayaran ke relai untuk berbagi aliran video, untuk menyebarkan dan berinteraksi dengan kontrak pintar, dan sebagai biaya yang terkait dengan transaksi NTF dan aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TFUEL →