Perbedaan Shentu dan Swell Network: Shentu diperdagangkan di Rp1.835 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp13,22 (kapitalisasi pasar Rp66,38M, volume 24 jam Rp31,64M). Perbedaan utamanya: Shentu jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai Swell Network dibatasi (5B / 10B SWELL (51%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Swell Network selama 20 Hari.
| CTK | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp66,38M |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp31,64M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 5B / 10B SWELL (51%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 20 Hari |
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →