Perbedaan Shentu dan Slash Vision Labs: Shentu diperdagangkan di Rp1.868 (kapitalisasi pasar Rp302,32M, volume 24 jam Rp21,81M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp59,39 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,34M). Perbedaan utamanya: suplai beredar Shentu 162,6M CTK dibanding -- milik Slash Vision Labs, dan Shentu lebih aktif diperdagangkan (Rp21,81M vs Rp2,34M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 44 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| CTK | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp302,32M | -- |
Volume (24h) | Rp21,81M | Rp2,34M |
Suplai yang Beredar | 162,6M CTK | -- |
Typical Hold Time | 44 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →