Perbedaan Shentu dan MyShell: Shentu diperdagangkan di Rp1.928 (kapitalisasi pasar Rp316,36M, volume 24 jam Rp21,76M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,63 (kapitalisasi pasar Rp145,78M, volume 24 jam Rp81,13M). Perbedaan utamanya: Shentu jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 44 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| CTK | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp316,36M | Rp145,78M |
Volume (24h) | Rp21,76M | Rp81,13M |
Suplai yang Beredar | 162,6M CTK | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →