Perbedaan Shentu dan Reserve Rights: Shentu diperdagangkan di Rp1.855 (kapitalisasi pasar Rp303,38M, volume 24 jam Rp21,92M), sedangkan Reserve Rights diperdagangkan di Rp21,07 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp55,02M). Perbedaan utamanya: Reserve Rights jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai Reserve Rights dibatasi (62,6B / 100B RSR (63%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 44 Hari dan Reserve Rights selama 44 Hari.
| CTK | RSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp303,38M | Rp1,3T |
Volume (24h) | Rp21,92M | Rp55,02M |
Suplai yang Beredar | 162,6M CTK | 62,6B / 100B RSR (63%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →