Perbedaan Shentu dan Raydium: Shentu diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.249 (kapitalisasi pasar Rp3,27T, volume 24 jam Rp168,88M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 11,1× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| CTK | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp3,27T |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp168,88M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →