Perbedaan Shentu dan Ordinals: Shentu diperdagangkan di Rp1.855 (kapitalisasi pasar Rp303,38M, volume 24 jam Rp21,92M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.080 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp167,87M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 44 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| CTK | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp303,38M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp21,92M | Rp167,87M |
Suplai yang Beredar | 162,6M CTK | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →